Perbedaan utamanya ada pada jumlah pendiri, kebutuhan akta notaris, status badan hukum, dan tanggung jawab. PT perorangan didirikan satu orang tanpa notaris dan berstatus badan hukum, sedangkan CV dan PT biasa membutuhkan minimal dua pendiri dan akta notaris.
Tabel Perbandingan Bentuk Usaha
Aspek | PT Perorangan | CV | PT Biasa | Usaha Perorangan / UD |
Jumlah pendiri | 1 orang | Minimal 2 orang | Minimal 2 orang | 1 orang |
Akta notaris | Tidak perlu | Wajib | Wajib | Tidak ada |
Badan hukum | Ya | Tidak | Ya | Tidak |
Tanggung jawab | Terbatas pada modal | Sekutu aktif menanggung tak terbatas | Terbatas pada modal | Tak terbatas, harta pribadi ikut terikat |
Modal | Ditetapkan pendiri | Sesuai kesepakatan sekutu | Ditetapkan dalam akta | Bebas |
Batasan usaha | Hanya UMK | Tidak dibatasi | Tidak dibatasi | Umumnya skala kecil |
Pendaftaran | Online lewat AHU Online | Notaris dan AHU Online | Notaris dan AHU Online | NIB via OSS |
PT Perorangan vs CV
CV bukan badan hukum. Sekutu aktif menanggung kewajiban usaha dengan harta pribadi, dan CV butuh minimal dua orang. PT perorangan lebih aman bagi pemilik tunggal karena harta pribadi terpisah dari harta usaha. Pendaftarannya juga lebih ringkas karena tanpa akta notaris. Untuk usaha yang dikelola bersama mitra, CV tetap relevan.
PT Perorangan vs PT Biasa, dan Kapan Wajib Naik Status
PT biasa cocok untuk usaha yang memiliki lebih dari satu pemegang saham, berskala menengah-besar, atau berencana menggandeng investor. PT perorangan wajib berubah menjadi PT biasa jika:
pemegang saham bertambah menjadi lebih dari satu orang,
usaha tidak lagi memenuhi kriteria UMK, atau
pendiri ingin melakukan aksi korporasi yang tidak diizinkan untuk perseroan perorangan.
Perubahan status dilakukan dengan akta notaris dan pemberitahuan ke AHU Online. Cek ketentuan rincinya di ahu.go.id atau JDIH Kemensetneg.
Apa Kelebihan, Kekurangan, dan Pajak PT Perorangan?
Kelebihan PT perorangan adalah proses cepat, biaya ringan, dan tanggung jawab terbatas. Kekurangannya ada pada batasan skala usaha dan aksi korporasi. Dari sisi pajak, PT perorangan memiliki NPWP badan dan dikenai PPh Final UMKM selama memenuhi ketentuan.
Kelebihan PT Perorangan
Tanpa akta notaris. Anda menghemat biaya dan waktu karena pendaftaran cukup online.
Tanggung jawab terbatas. Risiko usaha tidak otomatis menyentuh harta pribadi.
Kendali penuh. Anda pemegang saham sekaligus direktur, tanpa perlu persetujuan mitra.
Kredibilitas usaha naik. Sertifikat pendaftaran perseroan, NIB, dan rekening bank atas nama badan usaha memperkuat posisi Anda di depan bank, pemasok, dan klien korporat.
Legalitas jelas. Status badan hukum memudahkan kerja sama dan pengajuan pembiayaan.
Batasan PT Perorangan
Bentuk ini punya keterbatasan yang perlu dipahami sejak awal:
Hanya untuk UMK. Jika modal usaha atau omzet melampaui kriteria, statusnya harus ditingkatkan menjadi PT biasa.
Tidak boleh dimiliki atau dikendalikan badan hukum lain. PT perorangan tidak dapat menjadi anak perusahaan.
Tidak dapat melakukan penggabungan, peleburan, atau pengambilalihan, dan tidak dapat menjadi perusahaan terbuka.
Pendiri tunggal. Untuk membawa mitra atau investor, Anda harus naik status terlebih dahulu.
Regulasi bisa berubah, jadi pastikan batasan terbaru di sumber resmi sebelum menentukan pilihan.
Kewajiban Pajak dan Pembukuan Dasar
Sebagai badan hukum, PT perorangan memiliki kewajiban perpajakan sendiri:
NPWP badan. Daftarkan atau verifikasi datanya di pajak.go.id.
PPh Final UMKM. Umumnya 0,5% dari omzet bruto per bulan selama memenuhi batas omzet dan jangka waktu yang berlaku bagi wajib pajak badan. Fasilitas omzet tidak kena pajak Rp500 juta hanya berlaku untuk orang pribadi, bukan badan.
Pelaporan. Setor PPh Final setiap bulan dan laporkan SPT Tahunan Badan tepat waktu.
Pembukuan sederhana. Catat pemasukan, pengeluaran, dan aset usaha, serta pisahkan dari keuangan pribadi. Pembukuan rapi mempermudah pelaporan pajak dan pengajuan kredit.
Tarif dan masa berlaku fasilitas dapat berubah, jadi konfirmasi ketentuan terbaru di situs resmi pajak atau konsultan pajak.
Butuh Jasa Pendirian PT Perorangan di Bandung?
Jasa pendirian PT perorangan paling berguna jika Anda ingin proses tuntas tanpa revisi, dari pengecekan nama, pemilihan KBLI, pernyataan pendirian, sampai NIB dan NPWP badan. Popjasabandung.id melayani pelaku usaha di Bandung dan sekitarnya.
Kapan Anda Perlu Bantuan Profesional?
Pendampingan layak dipertimbangkan jika:
Anda tidak punya waktu mengurus AHU Online dan OSS sendiri.
Bingung memilih KBLI yang tepat, padahal KBLI menentukan izin lanjutan.
Nama perseroan sering ditolak atau data pernyataan pendirian berulang kali salah.
Anda ingin izin dan legalitas selesai rapi agar bisa langsung ikut kerja sama, tender kecil, atau pengajuan kredit.
Kesalahan input KBLI, nama, atau data pendiri bisa memakan waktu berminggu-minggu untuk diperbaiki.
Layanan lokal. Kami memahami kebutuhan pelaku usaha di Kota Bandung, Cimahi, Lembang, Soreang, Kabupaten Bandung, dan Bandung Barat.
Pendampingan menyeluruh. Dari konsultasi awal, pengecekan nama, pemilihan KBLI, pernyataan pendirian, hingga NIB dan NPWP badan.
Biaya transparan. Rincian biaya dijelaskan sejak awal, tanpa kejutan di tengah proses.
Cara Konsultasi dan Jangkauan Layanan
Hubungi popjasabandung.id lewat WhatsApp atau formulir konsultasi. Ceritakan jenis usaha Anda, dan tim kami akan menyarankan bentuk badan usaha, KBLI, serta estimasi waktu dan biaya. Layanan mencakup Kota Bandung, Cimahi, Lembang, Soreang, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Sumedang.